• 8

    Jul

    Waspadai serangan fajar dan praktek pasca bayar

    Hari rabu tanggal 11 juli 2012 mendatang, warga Jakarta akan menyelenggarakan sebuah hajatan besar berupa pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Pada pemilukada Jakarta kali ini diikuti 6 pasang calon gubernur dan wakil gubernur. Empat pasangan melaui jalur partai sebagai kendaraan politiknya sementara dua pasang berasal dari jalur independen. Sebenarnya dengan banyaknya pilihan yang disodorkan kepada masyarakat menjadi kabar yang cukup menggembirakan karena hal ini mencerminkan bahwa demokrasi sudah berjalan kearah yang lebih baik. Setidaknya kita bisa memilih calon yang terbaik dari dari yang ada. Meski tentu saja hal ini tidak menjamin bahwa yang terpilih pada akhirnya adalah y ang terbaik. Mengapa demikian? Seperti yang sama-sama kita ketahui bahwa banyak kasus proses pemilukada yang
  • 7

    Jul

    Karena pulang pagi....

    Karena kesibukan dikantor yang meningkat pesat, sudah hampir dua bulan ini aku mesti pulang malam bahkan hingga pagi hari. Namun rupanya hal ini sempat menuai protes dari Zahra, putri sulungku. Banyak pertanyaan yang dilontarkannya. Apa yang dikerjainlah, emang gak bisa ditinggallah, apa gak capailah dan ujung-ujungnya apa gak kangen sama anak, katanya. Wajar sebenarnya pertanyaan ini terlontar dari mulut putriku. Karena harus ku akui, belakangan ini aku jarang sekali bercengkrama dengan kedua anakku. Bagaimana tidak, saat aku pulang, mereka sudah tertidur pulas, sementara saat mereka bangun giliran aku yang lagi dialam mimpi. Bahkan saat hari liburpun terkadang aku gunakan untuk memanjakan mataku. Ada perasaan sedih dan kasihan, ketika mendengar keluhannya sekaligus timbul rasa penasaran
  • 19

    Nov

    Surabaya.....ceritamu dulu

    Aku tersentak kaget saat sayup-sayup terdengar suara tangisan seorang pria. Spontan kubuka mataku lalu melirik jam dinding. Jarum jam menunjuk 00.10 wib, berarti ini tengah malam pikirku. Tapi siapa yang menangis malam-malam begini batinku. Sesaat aku jadi tersenyum sendiri manakala menyadari ternyata suara tangisan yang aku dengar tadi berasal dari tv dikamar tidurku. Rupanya aku belum sempat mematikan tv saat aku tertidur. Akupun segera beranjak mengambil segelas air putih untuk menghilangkan sedikit kekagetanku. Setelah tenang, aku jadi penasaran sebenarnya acara apa sih kok sampai ada orang yang menangis. Dua dunia, nama acaranya kalau tidak salah dan lokasi shootingnya berada dimakam pahlawan tak dikenal dikota Surabaya. Aku nggak tahu persis kenapa lokasi yang dipilih adalah sebuah
  • 12

    Nov

    Besar Berawal Dari Kecil

    Suatu sore, kala sedang duduk-duduk dengan ibu tercinta sambil cerita ngalor ngidul ditemani segelas teh hangat dan sepiring pisang goreng, hingga tanpa sadar aku cerita, sedikit mengeluh tepatnya. Dialognya kurang lebih begini. ” Bu..kenapa ya, kok aku merasa hidupku begini begini saja, nggak ada perubahan yang signifikan..?” keluhku. Ibu hanya tersenyum, tanpa mengeluarkan sepatah katapun sambil beranjak dari tempat duduknya menuju kebelakang rumah. ” Sini ibu kasih tahu jawabannya” jawabnya. Karena rasa penasaran aku segera beringsut mengikuti langkah ibu. ” Coba kamu lihat, tunas yang baru tumbuh itu” kata ibu ” Kamu lihat anak ayam yang ada dikandang itu?” tanya ibu kemudian. ” Ya bu, aku lihat, terus apa hubungannya?” jawab
  • 11

    Nov

    Herdin Akmal Arrizqi

    Sesuai ajaran agama yang aku anut, memberi nama anak itu harus yang bagus. Karena didalam nama terkandung do’a buat anaknya. Demikian yang pernah aku dengar dari penceramah disalah satu televisi swasta. Makanya ketika usia kandungan istriku menginjak 9 bulan, aku sudah mulai sibuk mencari nama buat calon anak keduaku. Dimulai dari internet, kemudian buku-buku serta masukan dari saudara dan teman dikantor. Tentu saja istri juga ikut membantu. Begitu banyak nama bagus yang disodorkan, baik oleh teman maupun saudara namun ternyata agak susah juga memilih. Ada yang aku cocok tapi kemudian istri merasa kurang pas, demikian pula ketika istriku cocok giliran aku yang kurang sreg dihati. Tapi disitulah rupanya yang membuat kami belajar berkompromi, belajar untuk saling menghormati kei
  • 11

    Nov

    Sebuah Sugesti......

    Bagi sebagian orang, mancing ikan adalah kegiatan yang menarik, asyik dan tentu saja menyenangkan. Bahkan ada yang menjadikannya sebagai hobi. Tapi tidak dengan aku. Kenapa…? Jawabannya adalah karena sejak pertama kali mancing aku gak pernah dapet ikan. Kok bisa…? Begini ceritanya… Waktu masih kecil, tepatnya masih duduk dibangku SD aku sering diajak teman pergi mancing disungai. Kebetulan tempat tinggalku dikelilingi sungai. Benar-benar dikelilingi, karena sebelah timur, selatan, utara dan barat semua ada sungainya. Meski harus nyolong-nyolong, karena ibuku paling marah kalau tahu aku habis dari sungai. Bahaya kata ibuku, kalau pergi kesungai tanpa ada orangtua. Bahkan ibu lebih suka aku minta duit, daripada harus pergi sungai. Singkat cerita, meski dengan peral
  • 7

    Apr

    Money Politik...

    Dua hari kedepan adalah puncak dari serangkain pertarungan politik. Setelah beberapa minggu di sibukkan acara kampanye. Maka pada tanggal 9 april inilah semuanya akan di tentukan. Siapa yang menang? Entahlah….Terus siapakah yang terpilih menjadi anggota Dewan Terhormat? Sudah sama-sama kita ketahui bahwa saat ini adalah “masa tenang”, itu menurut KPU, benarkah? Tapi faktanya dijalan-jalan masih ada saja spanduk dan baliho yang masih terpampang, yang isinya mengkampanyekan partai maupun calegnya. Belum lagi ada oknum tim sukses yang memanfaatkan kesempatan “masa tenang” ini untuk berlomba-lomba untuk kampanye meski terkesan malu-malu, terkesan kucing-kucingan. Takut… ya tentu saja. Takut ketahuan Panwaslu tentunya. Takut kalau-kalau jagoannya kena semp
  • 20

    Jan

    Dua sisi mata uang

    Luluh lantak… Hancur lebur… Musnah hanya berbekas Tidak dengan asaku Tawamu disana Tangisku disini Sorak gembiramu Adalah jeritan nestapa Menang gemilangmu Sayat luka menganga Air mata darah Iringi senyummu Israel…menangmu fatamorgana Ada balas atas tindas Angkuh hilang jurang durjana Ada sesal diujung jalan Wahaipara syuhada… Warisi patriot bela bangsa Syurga abadi Harga mati
  • 19

    Jan

    Kenapa harus zahraimutz....?

    Sebelum ada yang bertanya, lebih baik aku jawab duluan. Bukankah ada pepatah “Sedia payung sebelum hujan?”. Zahra, adalah nama anak kami, buah cinta dari kami berdua. Aku dan Indahwati Kurniasih, istriku. Nama lengkapnya Herda Zahra Apriliani. Saat ini dia masih duduk di bangku TK, dan Insya Allah tahun ini akan masuk SD (do’akan yah). Mungkin karena anak perempuan dan pertama lagi, jadi sifat manjanya agak dominan. Dirumah dia paling seneng kalau di panggil zahra imut. Biarpun sedang marah kalau dibilang zahra imut langsung senyum kembali. Sampai-sampai di HP mamanya dan HPku harusada tulisan zahra imut-nya. Karena itulah makanya blog-kuaku kasih nama “zahraimutz”. Selain untuk menyenangkan hati anak, juga sebagai ungkapan rasa sayangku. I LOVE YOU nak
  • 15

    Jan

    Banjir lagi..banjir lagi..

    Seperti tahun-tahun sebelumnya rumahku kembali di genangi banjir. Meskipun cuma setinggi 20 cm tetap saja bikin repot. Bayangin aja dari jam 04.00 pagi udah mulai beres-beres. Angkatin baju yang ada dilemari paling bawah sampai nyiapin pompa buat nyedot air. Waduh…dijamin keringetan deh. Untungnya (kena banjir aja masih untung) keluargaku termasuk keluarga besar, jadi bisa bagi tugas. Tapi tetap aja terjadi kehebohan. Wuih…pokoknya seru banget deh. Yang lucu waktu aku bangunin tetangga sebelah. Rupanya teanggaku belum tahu kalau rumahnya kebanjiran. Pas aku bangunin ternyata dia masih tidur diatas kasur yang mengambang di air. Untungnya (untung melulu ya, emangnya lagi dagang apa) cepet aku bangunin kalo tidak udah kebawa arus kali. Tapi banjir kali ini punya kenangan tersend
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post