Keteladanan itu Penting

1 Dec 2012

Apakah sebuah keteladanan itu penting…?
Pertanyaan ini sebenarnya tidak perlu dijawab, karena sudah pasti kita semua sepakat akan menjawab dengan jawaban yang sama yaitu penting. Meskipun untuk mempraktekan hal itu menjadi sesuatu yang sulit dan memberatkan, sebab dibutuhkan kesadaran dan konsistensi tinggi.

***

Hari Senin pagi, 7 Januari 2013 aku harus mengantar anak keduaku yang berumur satu setengah tahun berobat kedokter, karena kondisi kesehatannya sedang kurang bagus. Dengan mengendarai sepeda motor, aku membonceng anak dan istriku. Beruntung sekali pagi itu jalanan tidak begitu macet, padahal biasanya jangankan mobil, motor saja harus pintar-pintar mencari jalan diantara padatnya truk yang membawa peti kemas dari dan menuju pelabuhan Tanjung Priok.

Selesai berobat, aku lekas membawa pulang keluargaku karena aku harus segera berangkat kerja. Tidak seperti waktu berangkat, ketika pulang kondisi lalulintas sudah mulai padat bahkan telah mengalami kemacetan. Dan seperti biasanya jalanan didominasi oleh kendaraan jenis truk pembawa peti kemas.

Tiba disebuah pertigaan, aku melihat ada dua mobil dengan plat hitam melaju melawan arus untuk menghindari kemacetan yang lumayan panjang jika harus melewati jalur yang benar.

752e659b5f5cfb0fd4752a9f80ceb8fe_melawan-arus

Sumber Gambar

Aku sempat berpikir bahwa mobil ini pasti akan kena tilang polisi, karena pada saat aku berangkat tadi sudah ada polisi yang berjaga dipertigaan. Namun ternyata dugaanku meleset, karena rupanya mobil itu sukses melewati pertigaan tersebut meski harus melawan arus.

Rasa heran dan penasaran membuat aku mencoba untuk mencari tahu apa sebabnya mobil itu bisa mulus melenggang melawan arus tanpa mendapatkan surat tilang seperti yang aku bayangkan sebelumnya.

Ahaaa…rupanya ada dua orang oknum Satpol PP yang mengarahkan dan membuka jalan untuk kedua mobil tersebut agar bisa mulus melenggang melawan arus. Dan anehnya dua personel polantas yang berada dilokasi membiarkan kejadian itu seakan memberi restu dengan apa yang dilakukan oleh kedua oknum satpol PP tersebut.

Lalu pertanyaannya adalah siapakah orang yang berada didalam mobil itu? Sebegitu pentingkah orang tersebut sampai-sampai melawan aruspun yang jelas-jelas melanggar aturan tidak jadi masalah. Tidak mungkin rasanya kalo hanya orang biasa bisa mendapatkan perlakuan istimewa seperti itu. Lantas jika benar yang didalam mobil itu adalah orang penting atau seorang pejabat, pantaskah yang dilakukannya? Begitukah mental para pejabat kita? apapun alasannya, tindakan yang dilakukannya jelas melukai rasa keadilan dan membuktikan bahwa dia tidak bisa memberikan contoh dan tauladan yang baik buat rakyatnya. Bukankah seorang pejabat harus bisa memberikan contoh yang baik buat rakyatnya?

Kalau memang alasan melawan arus adalah dalam rangka mengejar waktu yang mepet karena harus menghadiri rapat penting yang membahas kepentingan rakyat mungkin masih bisa diterima tapi kalau alasannya hanya karena tidak mau merasakan macet maka hal ini tidak bisa ditolelir.

Pertanyaan selanjutnya, jika pada saat itu terjadi kecelakaan akibat tindakan melawan arus lalulintas siapakah yang patut disalahkan? siapa pula yang bertanggungjawab?

Bahkan aku sempat membayangkan jika aku bergabung dalam rombongan dua mobil tadi dan ikut melawan arus lalulintas mungkinkah aku juga tidak kena tilang?


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post